Tuesday, August 22, 2017

Tuesday, August 22, 2017
Mogok Lagi
NetizenDepok--Ratusan sopir dan kernet sopir truk sampah Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup melakukan aksi mogok kedua kalinya dimana aksi serupa dilakukan pada Senin (14/8) lalu.

Tuntutan mereka kali ini adalah tetap sama yakni terkait gaji ke 13 menurut mereka atau uang lembur menurut pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.

Aksi mereka Senin pekan lalu, terhenti sebab pejabat DLHK Depok memberi pengertian bahwa tidak ada gaji ke 13, namun yang ada uang lembur yang pada tahap pertama sudah dibayarkan Juli 2017 lalu.

"Teman-teman sempat mengerti soal itu. Tapi setelah kita telaah lagi, kok uang lembur yang kami terima jauh dari yang sebenarnya," kata Dede, salah seorang sopir truk di TPA Cipayung, Selasa (22/8/) siang.

Menurut Dede, uang lembur yang mereka terima Juli 2017 lalu besarannya hanya sekitar Rp 500 Ribu sampai Rp 600 Ribu.

Padahal semestinya kata mereka uang lembut per enam bulan seharusnya mencapai Rp 900 Ribu sampai Rp 1 Juta atau sekitar Rp 150 ribu perbulan.

"Jadi sisanya kemana? Teman-teman menduga ada oknum pejabat yang diduga nilep uang lembur kami," katanya.

Depok News

0 comments:

Post a Comment